Langsung ke konten utama

Stop Kekerasan Mengatasnamakan Agama

terhadap kelompok Muslim penolak UU kewarganegaraan atau Citizenship Amandement Bill (CAB) oleh kelompok Hindu pendukung UU tersebut.
Kejadian itu bertepatan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat  Donald Trump.
Setidaknya, bentrokan yang berlasung selama 3 hari itu selain memakan korban jiwa, juga beberapa masjid, toko, dan gedung dibakar. Dalam sebuah video yang diunggah oleh @arjunsethi18 di media sosial memperlihatkan seorang pemuda memanjat sebuah menara masjid dan mencopot simbol bulan bintang , lalu menggantinya dengan Bendera Saffron, lambang kelompok sayap kanan Hindu India.
Tentu saja, jika peristiwa ini berulang ini akan menimbulkan setimen rasial antara kedua kelompok, baik di India maupun di seluruh dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian sifat Allah Al Malik

Al Malik  الملك adalah SifatNya  Dzat   Allah  Yang Memiliki Mutlak sifat Merajai/Memerintah seluruh alam. Jadi yang memerintah di seluruh alam ini walaupun ia sangat berkuasa adalah tetap mutlak milik  Allah  semata. Semua keuasaan akan tunduk kepada  Rabb yang mulia. QS Al Mukminuun: 116 "Sesungguhnya Allah ta'ala adalah Pemilik Sifat-sifat yang tinggi lagi Pemilik Kerajaan yang sebenarnya, Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan sebenarnya melainkan Dia. Dia-lah yang memilki Arsy yang Mulia. Milik-Nya seluruh  alam , yang di atas (langit) dan yang di bawah (bumi), semua adalah hamba dan sangat berhajat kepada-Nya.   Artikel bertopik  Al-Qur'an  ini adalah sebuah  rintisan . Anda dapat membantu Wikipedia dengan  mengembangkannya .

Apakah Tradisi Puasa Rajab Sudah Ada Sejak Masa Nabi dan Sahabat?

Keberadaan hadis-hadis keutamaan bulan Rajab yang berstatus dhaif atau lemah membuat sebagian orang beranggapan tidak ada tradisi puasa Rajab di zaman Nabi. Padahal para ulama menemukan bukti kuat yang disinyalir menyinggung tradisi puasa Rajab di zaman Nabi. Bukti inilah yang kemudian menjadi salah satu pijakan mayoritas ulama’ untuk tidak mempermasalahkan soal puasa Rajab. Secara umum, kemuliaan bulan Rajab dinyatakan dalam al-Qur’an surat al-Taubah ayat 63. Di mana di dalam surat ini Allah menyatakan, di antara dari 12 bulan yang ada, ada empat bulan yang dimuliakan. Dan berdasar keterangan hadis sahih, salah satu dari empat bulan tersebut adalah bulan Rajab. Dari sini ulama pun mengambil kesimpulan bahwa bila Rajab adalah bulan mulia, maka beribadah di dalamnya juga memiliki kemuliaan tersendiri. Selain itu, para ulama juga menemukan sebuah hadis sahih yang disinyalir menyinggung tradisi puasa Rajab di kalangan sahabat: قَالَ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ...